SEJARAH SINGKAT
Dimulai dari kegiatan latihan kesamaaptaan bersama bagi siswa yang hendak mendaftakan diri ke tni/polri dan ipdn yang berlangsung sejak tahun 2009 awal di SMAN 1 Banjarnegara sebagai pusat kegiatan. Dan buah pemikiran dari seorang pemuda yang memiliki mimpi besar untuk mengabdikan pada ibu pertiwi ,bangsa dan negara republik indonesia maka berlangsunglah kegiatan ke-samaptaan. Samapta sendiri berasal dari bahasa san sekerta, yang memiliki arti siap siaga ,siap waspada. Hal itu berarti siapapun yang bergabung didalamnya akan disiapkan untuk kondisi apapun yang akan dihadapi, dari segi fisik/jasmani, psikologi, mental,intelektual dan psikologi. Dengan moto menjadi yang terbaik ,dengan cara terhormat sebagai prinsip dasar tujuan dari kegiatan, serta semboyan sucining raga, wewarashing dharma diharapkan semangat semakin bergelora di dada anggota.
Pola dan kegiatan latihan bersama ditahun 2009 tersebut dirasa kurang mengenai sasaran, karena hanya fokus pada bidang latihan jasmani. Diakhir tahun 2009 dan awal 2010 kegiatan latihan ke samaptaan mulai mengalami perubahan konsep latihan dan materi yang diajarkan, serta pusat kegiatan beralih ke stadion soemitro kolopaking banjarnegara. Meski beda tempat namun, dominasi peserta masih dari siswa SMAN 1 Banjarnegara.
Perkembangan latihan yang berposisi diluar sekolah, mendorong dan merangsang masyarakat sekitar untuk mengetahui akan kegiatan tersebut. Dampaknya di akhir 2010 peserta baru mulai ada variasi dari beberapa SMA dan SMK lain di Banjarnegara dengan jumlah peserta mengalami peningkatan tiap tahunnya.
Berkaca pada perkembangan samapta baik dari segi materi, kebersamaan ,dan jumlah peserta. Maka mulai ada penaataan khusus meski dalm kategori sederhana di bidang administrasi kepelatihan, recruitment dll. Dan berefek pada awal tahun 2011 dimana peserta mencapai angka 110 peserta, dari SMA/SMK se-Banjarnegara. Hal ini bertahan 2012,2013,2014 sampai pada tahun 2015 akhir . Dengan adanya hal tersebut, serta harapan dari sistem kegiatan ini dapat menghasilkan out samapta yang lebih bagus dan lebih banyak maka mulai ada penattaan lebih serius dalam struktur organisasi, program kerja, admnstrasi dan legalitas samapta. Di tahun 2015 ini samapta diubah nama menjadi binjasiimen samapta ( pembinaan jasmani psikologi intelegentsi dan mental idiologi ), dengan harapan masyarakat lebih familiar dan faham apa maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut.
Berdasarkan akta notaris Aglis Widodo, SH. Tentang perkumpulan nomer 04., maka kegiatan binjasiimen samapta berrubah nama dan tujuan menjadi lembaga pelatihan khusus binjasiimen samapta , pada tanggal 29-12-2016. Dan diperkuat dengan surat penunjukan dari Yayasan Telsra Mandiri Perkasa dengan nomor : 021/sp/tmp/xi/2018, kedepan harapanya cita cita luhur menjadikan calon abdi negera yang terbaik, dengan cara terhormat akan dimudahkan langkahnya.
Setelah adanya legalits tersebut binjasiimen samapta merubah pola recuitment di akhir tahun 2016 sampai saat ini, dan hasilnya pendaftar melebihi ekspektasi. Tahun 2016 yang mendaftar 230 pendaftar, tahun 2017 yang mendaftar 190 pendaftar dan 2018 mencapai 250 pendaftar. Secara kesiapan sdm yang ada pada kepengurusan, maka anggota yang diterima harus melalui tahap seleksi meliputi kesehatan/posstur, akademik, dan jasmani. Dan yang dinyatakan lulus maximal 80 per angkatan.
Kedepan tentunya akan terus diperbaharui dan dibenahi demi kemajuan bersama dan terwujud output yang lebih baik dan lebih banyak yang sukses diterima di TNI/POLRI dan perguruan tinggi iktan dinas lain nya.
“ Sucining Raga Wewarasing Dharma “
.
